Biyot's Blog

ayo maju jangan mundur !

Tata tertib guru Maret 23, 2015

Filed under: PENDIDIKAN — biyot @ 6:05 pm

Rancangan Tata Tertib Guru
1. Setiap guru wajib mengikuti “Upacara Bendera”,dan pada setiap upacara Resmi Kenegaraan.
2. Setiap guru hadir di sekolah 10 menit sebelum lonceng pertama berbunyi.
3. Guru harus masuk mengajar di kelas tepat waktu
4. Guru wajib memperhatikan kebersihan kelas sebelum mengajar.
5. Selama jam belajar setiap guru tidak dibenarkan berkeliaran/meninggalkan tempat tugasnya/ruang kelasnya.
6. Setiap guru yang terlambat hadir,harus lebih dahulu melaporkan kepada Kepala Sekolah / Wakil Kepala Sekolah setelah ada koordinasi dengan Kepala Sekolah / Wakil Kepala Sekolah baru dibenarkan memasuki ruangan kelas.
7. Setiap Guru harus menanda tangani daftar hadir guru setiap hari kerja.
8. Setiap guru yang sering terlambat dan pulang sebelum habis jam kerja diberi peringatan dan pembinaan.
9. Setiap guru yang karena sesuatu hal terpaksa meninggalkan tugasnya, harus lebih dahulu mendapat izin dari Kepala Sekolah atau Wakasek ( bila Kepala Sekolah dinas luar)
10. Setiap guru yang tidak hadir melaksanakan tugasnya karena sesuatu hal, harus membuat surat pemberitahuan dari guru bersangkutan kepada Kepala Sekolah dengan menyatakan alasan tidak hadir dan mengirimkan bahan pelajarannya agar dapat dibantu guru piket sehingga Proses Pembelajaran tidak terhalang.
11. Setiap guru yang karena sesuatu keperluan tertentu meninggalkan tempat tugasnya pada jam kerja, harus terlebih dahulu mendapat izin dari Kepala Sekolah atau Wakasek ( bila Kepala Sekolah dinas luar)
12. Setiap guru yang tidak hadir melaksanakan tugasnya karena sesuatu hal selama 2 hari, harus terlebih dahulu mendapat izin dari Kepala UPTD Pendidikan
13. Setiap guru yang tidak hadir melaksanakan tugasnya karena sesuatu hal selama 3 hari, harus terlebih dahulu mendapat izin dari Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kab. Polewali Mandar
14. Setiap guru melaksanakan tugas piket sesuai dengan jadwal yang ditentukan
15. Setiap Guru yang tidak hadir karena sakit lebih dari 3 (tiga) hari harus dibuktikan dengan Surat Keterangan Dokter.
16. Setiap Guru melaksanakan penyusunan perangkat pengajaran (PROTA,PS,Silabus,RPP,Program Mingguan).
17. Setiap guru wajib menyimpan arsip Program Pembelajaran dan Bahan ajar di Kepala Sekolah atau wakasek
18. Setiap Guru melaksanakan penyajian program pembelajaran atau praktik.
19. Setiap Guru melaksanakan evaluasi belajar (penilaian proses belajar : Ulangan Umum,Ulangan Harian, Ulangan Tengah Semester dan Ujian Nasional/Ujian Sekolah) dan membuat pelaporannya ke Kepala Sekolah atau wakasek.
20. Setiap Guru melaksanakan Analisis Hasil Evaluasi Belajar atau Praktik dan membuat pelaporannya ke Kepala Sekolah atau wakasek.
21. Setiap Guru melaksanakan Penyusunan dan Pelaksanaan Program Perbaikan /Remedial dan Pengayaan dan membuat pelaporannya ke Kepala Sekolah atau wakasek.
22. Setiap Guru mengisi Daftar nilai siswa dan melaporkannya kepada Urusan Kurikulum, Wakasek / Kasek.
23. Setiap Guru melaksanakan kegiatan membimbing (pengimbasan pengetahuan kepada guru lain dan siswa dalam kegiatan Proses Pembelajaran).
24. Setiap Guru menggunakan alat peraga/praktik dalam proses pembelajaran sesuai dengan materi yang diajarkan,dan membuat alat peraga/praktik sederhana sesuai dengan yang ada di lingkungan alam sekitarnya.
25. Setiap Guru menumbuh kembangkan sikap menghargai karya dari guru lain.
26. Setiap Guru melaksanakan tugas tertentu disekolah sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah yang di buat setiap semester/tahun dan membuat program dan jadwal pelaksanaannya persemester/setahun.
27. Setiap Guru mengikuti kegiatan pengembangan dan pemasyarakatan Kurikulum.
28. Setiap Guru mengadakan pengembangan program pengajaran yang menjadi tanggung jawabnya.
29. Setiap Guru membuat catatan tentang kemajuan hasil belajar setiap siswa dan melaporkannya secara berkala/perbulan kepada Kepala Sekolah/Wakasek.
30. Setiap Guru mengisi dan meneliti daftar hadir siswa sebelum memulai pembelajaran
31. Setiap Guru mengatur kebersihan ruang kelas dan praktikum, bagi yang melaksanakan pratikum.
32. Setiap Guru mengumpulkan dan menghitung angka kredit untuk kenaikan pangkatnya.
33. Setiap Guru yang meminjam peralatan sekolah harus mengembalikannya ke sekolah.
34. Setiap Guru yang melaksanakan pembelajaran jam terakhir harus terakhir meninggalkan kelasnya.
35. Setiap Guru yang menggunakan alat peraga/praktik harus mengembalikannya ke tempatnya.
36. Guru yang mendapat tugas tambahan sebagai wali kelas wajib membimbing kelas yang dibinanya dengan berpedoman kepada tugas-tugas wali kelas dan melaporkannya ke kepala sekola/wakasek.
37. Setiap Guru mengisi catatan kelas; siswa yang memiliki masalah, batas materi yang diajarkan dan lain-lain yang dianggap perlu.
38. Setiap Guru melaporkan Pencapaian Target Kurikulum (PTK) pada setiap akhir semester sesuai dengan format yang disediakan sekolah ke Urusan Kuriulum.
39. Setiap Guru melaporkan Daya Serap (DS) pada tiap akhir Semester sesuai dengan format yang disediakan sekolah dan melaporkannya dengan tepat waktu.
40. Setiap Guru Menetapkan Kreteria Ketuntatasan Minimal (KKM) Mata Pelajaran yang diampu dan melaporkan kepada Urusan Kurikulum
41. Setiap Guru menyusun administrasi penilaian, meliputi nilai ulangan harian, tugas, nilai tengah semester, nilai akhir semester dan nilai raport
42. Setiap Guru berpakaian sopan, bersih dan rapi : Pada Hari Senin dan Selasa memakai Pakaian Seragam Linmas, Pada hari Rabu dan Kamis Pakaian Keki, Jum’at dan Sabtu memakai Pakaian Batik
43. Setiap Guru harus membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya.
44. Setiap Guru diusahakan tidak merokok atau memakan makanan atau minum teh manis/kopi didalam kelas.
45. Setiap Guru Berakhlak yang baik, budi pekerti yang luhur.
46. Setiap Guru menyisir rambut dengan rapi (Guru pria tidak gondrong).
47. Setiap Guru ikut bertanggung jawab agar terlaksana tata tertib/disiplin sekolah dan melibatkan diri disetiap kegiatan sekolah.
48. Setiap Guru turut menjaga nama baik sekolah dan berperan aktif ditengah masyarakat.
49. Setiap Guru menggunakan bahasa yang sopan di dalam pembelajaran maupun di luar pembelajaran
50. Setiap Guru memberikan saran kepada Kepala Sekolah demi kemajuan sekolah.
51. Setiap Guru menjaga hubungan baik kepada sesama guru dan semua warga sekolah
52. Setiap Guru dilarang mengedarkan dan mengkonsumsi Narkoba dan zat adiktif lainnya
53. Setiap Guru dilarang membawa barang-barang yang bersifat pornografi
54. Setiap Guru dilarang membawa senjata tajam yang membahayakan keselamatan jiwa orang lain
55. Setiap Guru yang tidak mematuhi tata tertib ini akan dilakukan pembinaan oleh Kepala Sekolah selaku Kepala Unit Kerja sesuai dengan kewenangan yang dimiliki
56. Setiap Guru yang tidak mengindahkan pembinaan Kepala Sekolah, selanjutnya akan diserahkan pembinaannya kepada Kepala Dinas/Pengawas Pendidikan dan/atau mengusulkan untuk diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku
Tanggapan :
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….

Iklan
 

POS Ujian Sekolah

Filed under: PENDIDIKAN — biyot @ 6:01 pm

Keputusan
KEPALA SMP NEGERI 2 MATANGNGA
KABUPATEN POLEWALI MANDAR
NOMOR : 421.3/15.023/SMPN.2/2015

Tentang
PROSEDUR OPERASI STANDAR (POS)
UJIAN SEKOLAH PADA SMP NEGERI 2 MATANGNGA
TAHUN PELAJARAN 2014/2015
SMP NEGERI 2 MATANGNGA
KABUPATEN POLEWALI MANDAR
TAHUN 201
PEMERINTAH KABUPATEN POLEWALI MANDAR
DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA
SMP NEGERI 2 MATANGNGA
Desa Tapua, Kecamatan Matangnga, Kabupaten Polewali Mandar

K E P U T U S A N
KEPALA SMP NEGERI 2 MATANNGNGA
NOMOR : 421.3/15.023/SMPN.2/2015
T E N T A N G
PROSEDUR OPERASI STANDAR (POS)
UJIAN SEKOLAH PADA SMP NEGERI 2 MATANGNGA
TAHUN PELAJARAN 2014/2015

KEPALA SMP NEGERI 2 MATANGNGA

Menimbang : Bahwa dalam rangka pelaksanaan Permendikbud No. 144 Tahun 2014 Tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik Dari Satuan Pendidikan dan Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan Dan Ujian Nasional, dan Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor …………………… tentang Prosedur Operasi Standar Penyelenggaraan Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah, Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa, Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah, Sekolah Menengah Atas Luar Biasa, Sekolah Menengah Kejuruan, Serta Pendidikan Kesetaraan Program Paket A/Ula, Program Paket B/Wustha, Program Paket C, Dan Program Paket C Kejuruan Tahun Pelajaran 2014/2015, perlu menetapkan Keputusan Kepala SMP Negeri 2 Matangnga tentang Prosedur Operasi Standar Ujian Sekolah SMP Negeri 2 Matangnga Tahun Pelajaran 2014/2015;

Mengingat : 1. Undang-undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2. Peraturan Pemerintah No: 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
3. Permendikbud No. 3 Tahun 2013 Tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik Dari Satuan Pendidikan dan Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan Dan Ujian Nasional
4. Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor 0020/P/BSNP/I/2013 tentang Prosedur Operasi Standar Penyelenggaraan Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah, Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa, Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah, Sekolah Menengah Atas Luar Biasa, Sekolah Menengah Kejuruan, Serta Pendidikan Kesetaraan Program Paket A/Ula, Program Paket B/Wustha, Program Paket C, Dan Program Paket C Kejuruan Tahun Pelajaran 2014/2015
5. Petunjuk Teknis Pelaksanaan Ujian Sekolah SD/MI. SMP/MTs, SMPLB Tahun Pelajaran 2014/2015 Kabupaten Polewali Mandar
Memperhatikan : Hasil rapat dewan guru SMP Negeri 2 Matangnga pada tanggal 14 Maret 2015

MEMUTUSKAN

Menetapkan : Prosedur Operasi Standar (POS) Ujian Sekolah pada SMP Negeri 2 MatangngaTahun Pelajaran 2014/2015

Pasal 1

Prosedur Operasi Standar Ujian Sekolah SMP Negeri 2 Matangnga, selanjutnya disebut POS US, Tahun Pelajaran 2014/2015 diatur dalam Lampiran Keputusan Kepala SMP Negeri 2 Matangnga ini yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan ini.

Pasal 2
Keputusan Kepala SMP Negeri 2 Matangngaini merupakan acuan dalam penyelenggaraan Ujian Sekolah Tahun Pelajaran 2014/2015.

Pasal 3
Hal-hal yang belum diatur dalam Prosedur Operasi Standar Ujian Sekolah SMP Negeri 2 Matangnga ini diputuskan oleh Kepala SMP Negeri 2 Matangnga

Pasal 4
Keputusan Kepala SMP Negeri 2 Matangnga ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Ditetapkan di : Tapua
Pada tanggal : 16 Maret 2015
Kepala Sekolah,

Drs. T O Y I B, M.Pd
NIP. 19671016 199412 1 003

LAMPIRAN KEPUTUSAN

KEPALA SMP NEGERI 2 MATANGNGA
NOMOR : 421.3/15.023/SMPN.2/2015
T E N T A N G
PROSEDUR OPERASI STANDAR (POS)
UJIAN SEKOLAH PADA SMP NEGERI 2 MATANGNGA
TAHUN PELAJARAN 2014/2015

I. PESERTA UJIAN SEKOLAH
Persyaratan dan pendaftaran peserta Ujian SMP Negeri 2 MatangngaTahun Pelajaran 2014/2015 sama seperti Ujian Nasional (UN) SD/MI dan SMP/MTs, SMPLB Tahun Pelajaran 2011/2012.

A. Peserta SMP Negeri 2 Matangnga
1. Persyaratan Peserta

a) Peserta didik yang belajar pada tahun terakhir di SMP Negeri 2 Matangnga berhak mengikuti Ujian Sekolah (US);
b) Peserta didik memiliki rapor lengkap penilaian hasil belajar semester 1 sampai dengan semester 5 pada SMP Negeri 2 Matangnga.
c) Peserta US yang karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah tidak dapat mengikuti US utama dapat mengikuti US susulan.

2. Pendaftaran Peserta Ujian

a) SMP Negeri 2 Matangnga melaksanakan pendataan calon peserta.
b) SMP Negeri 2 Matangnga mengirimkan data calon peserta ke BSNP secara online paling lambat akhir bulan Desember 2014.
c) Penyelenggara US Tingkat Provinsi mengkoordinasikan pendataan calon peserta dengan menggunakan perangkat lunak sesuai dengan POS pendataan peserta yang diterbitkan oleh Balitbang Kemdiknas.
d) SMP Negeri 2 Matangnga menerima Daftar Nominasi Sementara (DNS) dari Penyelenggara US Tingkat Kabupaten.
e) SMP Negeri 2 Matangnga melakukan verifikasi DNS dan mengirimkan hasil verifikasi ke Penyelenggara US Tingkat Kabupaten.
f) Kepala SMP Negeri 2 Matangnga menerbitkan kartu peserta ujian dan menandatangani serta membubuhkan stempel pada kartu peserta US yang telah ditempel foto peserta.

II. PENYELENGGARAAN UJIAN SEKOLAH

1. SMP Negeri 2 Matangnga sebagai Penyelenggara US ditetapkan oleh Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Polewali Mandar berdasarkan kelayakan fasilitas dan persyaratan lainya sebagai penyelenggara Ujian Sekolah;
2. SMP Negeri 2 Matangnga sesuai kriteria dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Polewali Mandar dapat menyelenggarakan ujian sekolah dalam bentuk ujian tulis dan ujian praktik;
3. SMP Negeri 2 Matangnga menetapkan kelulusan, kriteria nilai minimal baik pada penilaian akhir kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kewarganegaraan dan kepribadian, estetika dan jasmani, olahraga dan kesehatan;
4. SMP Negeri 2 Matangnga menyusun kriteria persyaratan yang harus dipenuhi oleh peserta didik untuk mengikuti ujian sekolah;
5. SMP Negeri 2 Matangnga menentukan bahan ujian berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan sesuai dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang bersangkutan;
6. SMP Negeri 2 Matangnga menyusun soal ujian tulis dan praktik sesuai dengan karakteristik mata pelajaran berdasarkan bahan ujian beserta kunci jawabannya;
7. SMP Negeri 2 Matangnga menggandakan soal ujian sesuai dengan jumlah peserta didik yang mengikuti ujian.
8. SMP Negeri 2 Matangnga menjamin kerahasiaan soal ujian beserta kunci jawabannya.
9. SMP Negeri 2 Matangnga melaksanaan ujian sekolah sesuai dengan jadwal yang ditentukan;
10. SMP Negeri 2 Matangnga memeriksa pekerjaan ujian sekolah.
11. SMP Negeri 2 Matangnga menetapkan nilai hasil ujian dengan mengacu pada kriteria yang telah ditetapkan.
12. Ujian sekolah dilaksanakan sekali dalam setahun pada akhir tahun pelajaran dan mengacu kepada Permendikbud yang mengatur penyelenggaraan ujian sekolah, dan hasilnya dilaporkan kepada orang tua/wali peserta didik dan Dinas Dikpora Kabupaten, Dinas Dikpora Propinsi dan BSNP;

III. BAHAN UJIAN SEKOLAH

A. PENYUSUNAN KISI – KISI SOAL
Penyelenggara US menyusun soal berdasarkan SKL, dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Mengidentifikasi SKL satuan pendidikan, kelompok mata pelajaran dan mata pelajaran dari setiap mata pelajaran yang diujikan pada kurikulum 2006 dan Standar Isi (SI) sesuai dengan Permendiknas Nomor 22 dan 23 tahun 2006;
2. Menyusun SKL US yang terdiri dari deskripsi SKL dan Indikator soal;
3. Menyusun kisi-kisi soal berdasarkan SKL US tahun pelajaran 2014/2015 dengan melibatkan guru, MGMP sekolah, dan pengawas Pembina. Kisi-kisi soal Ujian Sekolah mencakup; identitas (Kisi-kisi Ujian Sekolah tahun pelajaran, satuan pendidikan, mata pelajaran, kurikulum acuan, alokasi waktu, jumlah soal dan penulis) dan uraian yang berupa tabel (No, SKL, materi, bahan kelas, indikator soal, bentuk soal dan nomor soal)
4. Melakukan validasi kisi-kisi soal tahun pelajaran 2014/2015 dengan melibatkan guru, MGMP sekolah, dan pengawas pembina;
5. Soal Ujian Sekolah berbentuk pilihan ganda (multiple choice) untuk Ujian Tulis dan Uji Kompetensi untuk Ujian Praktek.
6. Menyusun spesifikasi soal yang memuat identitas ( Mata Pelajaran, Program Studi, Jumlah Soal, Bentuk Soal, Bentuk Ujian (praktik/tertulis) dan uraian (SKL, materi, indikator, nomor soal, rumusan soal dan kunci/pedoman penskoran);
7. Melakukan analisis kualitas soal (telaah butir soal) yang mencakup aspek substansti/materi, konstruksi dan bahasa; Bagi sekolah yang sudah memiliki bank soal, soal diambil dari bank soal sesuai dengan kisi-kisi soal Ujian Sekolah;
8. Melakukan reviu, revisi dan perakitan naskah soal Ujian Sekolah;
9. Mempersiapkan naskah soal untuk ujian utama, ujian susulan dan cadangan;
10. Mengemas naskah US dengan memperhatikan kelayakan kualitas kemasan.
11. Menyimpan naskah US dengan memperhatikan faktor keamanan dan kerahasiaan.
A. MATERI UJIAN SEKOLAH SMP NEGERI 2 MATANGNGA
No Mata Pelajaran Bentuk Ujian Keterangan
Tertulis Praktik
1 Pendidikan Agama Islam √ –
2 PKn √ –
3 Bahasa Indonesia √ –
4 Bahasa Inggris √ –
5 IPA √ –
6 Matematika √ –
7 IPS √ –
8 Seni Budaya √ –
9 Penjaskes – √
10 TIK √ –
11 Muatan Lokal – √ Mulok Pertanian

B. PENYIAPAN BAHAN UJIAN SEKOLAH
1 Penulisan Naskah Soal
a Penulisan naskah soal US dilakukan oleh tim penyusun soal SMP Negeri 2 Matangnga.
b Penulisan naskah soal oleh tim berpedoman pada kurikulum yang sedang berlaku
c Setiap soal yang dibuat harus dilengkapi kisi-kisi , kartu soal, dan pedoman penilaian.
d Perangkat soal yang dihasilkan oleh tim penulis soal meliputi :
 Master soal sebanyak dua paket yaitu utama, dan susulan.
 Lembar jawaban
 Kunci jawaban
 Pedoman penilaian/pemeriksaan
 Jumlah, bentuk dan alokasi waktu lihat tabel berikut :

No Mata Pelajaran Jumlah Bentuk Alokasi Waktu
1 Pendidikan Agama Islam 50 PG 90 Menit
2 PKn 50 PG 90 Menit
3 Bahasa Indonesia 50 PG 90 Menit
4 Bahasa Inggris 50 PG 90 Menit
5 IPA 40 PG 90 Menit
6 Matematika 40 PG 90 Menit
7 IPS 50 PG 90 Menit
8 Seni Budaya 50 PG 90 Menit
9 Penjaskes – – –
10 TIK 50 PG 90 Menit
11 Muatan Lokal – – –

2 Pengadaan naskah soal dilakukan oleh tim penggandaan ujian sekolah meliputi :
a Naskah soal paket utama, susulan, dan ujian praktik
b Daftar hadir peserta ujian
c Berita acara
d Daftar nilai peserta ujian
e Kunci jawaban
f Lembar jawaban
3 Pengamplopan naskah soal
a Pengamplopan naskah soal dilakukan oleh panitia pengadaan
b Pengamplopan naskah soal mengikuti jumlah peserta peruangan
c. Setiap sampul soal harus diberi label yang lengkap dan jelas
d. Setiap sampul harus dilem rapat dan dilak.
4 Nakah soal yang sudah disampul disimpan/diamankan pada tempat yang di jamin keamanan dan kerahasiaannya sesuai dengan standar pengamanan maksimal.

IV. PELAKSANAAN UJIAN SEKOLAH SMP NEGERI 2 MATANGNGA

A. JADWAL UJIAN
a. Ujian Tulis Pendidikan Agama : 23 Maret 2015
b. Ujian Tulis Sekolah Utama :
c. Ujian Tulis Sekolah susulan :
d. Ujian Praktik ( Semua Mata Pelajaran ) :
a. Ujian Tulis Sekolah Utama
No Hari/Tanggal Waktu Mata Pelajaran
1.

2.

3.

4

5

6

7

b. Ujian Tulis Sekolah Susulan

No Hari/Tanggal Waktu Mata Pelajaran
1.

2.

3.

4

5

6

7

c. Ujian Praktik

HARI TANGGAL JAM KE WAKTU KELAS
IX A IX B

B. RUANG UJIAN SEKOLAH
SMP Negeri 2 Matangnga selaku penyelenggara US menetapkan ruang US dengan persyaratan sebagai berikut:
1. Ruang kelas yang digunakan aman dan layak untuk US;
2. Setiap ruang ditempati paling banyak 20 peserta, dan 1 meja untuk dua orang pengawas US;
3. Setiap meja diberi nomor peserta US;
4. Setiap ruang US disediakan denah tempat duduk peserta US;
5. Setiap ruang US disediakan lak/segel untuk amplop LJUS;
6. Gambar atau alat peraga yang berkaitan dengan materi US dikeluarkan dari ruang US;
7. Tempat duduk peserta US diatur sebagai berikut:
a. Satu bangku untuk satu orang peserta US;
b. Jarak antara meja yang satu dengan meja yang lain disusun dengan mempertimbangkan jarak antara peserta yang satu dengan peserta yang lain minimal 1 (satu) meter;
c. Penempatan peserta US sesuai dengan nomor peserta

C. PENGAWAS RUANG US
1. SMP Negeri 2 Matangnga menetapkan pengawas ruang US di satuan pendidikan;
2. Pengawas ruang US adalah guru yang memiliki sikap dan perilaku disiplin, jujur, bertanggung jawab, teliti, dan memegang teguh kerahasiaan;
3. Pengawas ruang US harus menandatangani surat pernyataan bersedia menjadi pengawas ruang US sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan harus hadir 45 menit sebelum ujian dimulai;
4. Pengawas ruang US tidak diperkenankan untuk membawa alat komusikasi elektronik ke dalam ruang ujian;
5. Penempatan pengawas ruang US dilakukan oleh SMP Negeri 2 Matangnga;
6. Setiap ruangan diawasi oleh dua orang pengawas ruang US;

D. TATA TERTIB PENGAWAS RUANG US
1. Empat puluh lima (45) menit sebelum ujian dimulai pengawas ruang US telah hadir di lokasi sekolah penyelenggara US;
2. Pengawas ruang US menerima penjelasan dan pengarahan dari Kepala SMP Negeri 2 Matangnga;
3. Pengawas ruang US menerima bahan US yang berupa naskah soal US, lembar jawaban, amplop lembar jawaban, daftar hadir, dan berita acara pelaksanaan US.
4. Setelah tanda waktu mengerjakan dimulai, pengawas ruang US:
a. Mempersilakan peserta US untuk mengecek kelengkapan soal;
b. Mempersilakan peserta US untuk mulai mengerjakan soal;
c. Mengingatkan peserta agar terlebih dahulu membaca petunjuk cara menjawab soal.
5. Kelebihan naskah soal US selama ujian berlangsung tetap disimpan di ruang ujian dan tidak diperbolehkan dibaca oleh pengawas ruangan.
6. Selama US berlangsung, pengawas ruang US wajib:
a. menjaga ketertiban dan ketenangan suasana sekitar ruang ujian;
b. memberi peringatan kepada peserta yang melakukan kecurangan; serta
c. melarang orang memasuki ruang US selain peserta ujian.
7. Pengawas ruang US dilarang memberi isyarat, petunjuk, dan bantuan apapun kepada peserta berkaitan dengan jawaban dari soal US yang diujikan.
8. Lima menit sebelum waktu US selesai, pengawas ruang US memberi peringatan kepada peserta US bahwa waktu tinggal lima menit.
9. Setelah waktu US selesai, pengawas ruang US:
a. mempersilakan peserta US untuk berhenti mengerjakan soal;
b. mempersilakan peserta US meletakkan naskah soal dan LJUS di atas meja dengan rapi;
c. mengumpulkan LJUS dan naskah soal US;
d. menghitung jumlah LJUS sama dengan jumlah peserta US;
e. mempersilakan peserta US meninggalkan ruang ujian;
f. menyusun secara urut LJUS dari nomor peserta terkecil dan memasukkannya ke dalam amplop LJUS disertai dengan satu lembar daftar hadir peserta, satu lembar berita acara pelaksanaan, kemudian ditutup dan dilem serta ditandatangani oleh pengawas ruang US di dalam ruang ujian;
10. Pengawas Ruang US menyerahkan amplop LJUS yang sudah di lem dan ditandatangani, serta naskah soal US kepada Penyelenggara US Tingkat Sekolah/Madrasah disertai dengan satu lembar daftar hadir peserta dan satu lembar berita acara pelaksanaan US.

E. TATA TERTIB PESERTA US
1. Peserta US memasuki ruangan setelah tanda masuk dibunyikan, yakni 15 (lima belas) menit sebelum US dimulai.
2. Peserta US yang terlambat hadir hanya diperkenankan mengikuti US setelah mendapat izin dari ketua Penyelenggara US Tingkat Sekolah, tanpa diberi perpanjangan waktu.
3. Peserta US dilarang membawa alat komunikasi elektronik dan kalkulator ke sekolah.
4. Tas, buku, dan catatan dalam bentuk apapun dikumpulkan di depan kelas di samping pengawas.
5. Peserta US membawa alat tulis menulis berupa pensil 2B, penghapus, penggaris, (yang diperlukan!) dan kartu tanda peserta ujian.
6. Peserta US mengisi daftar hadir dengan menggunakan pulpen yang disediakan oleh pengawas ruangan.
7. Peserta US mengisi identitas pada LJUS secara lengkap dan benar.
8. Peserta US yang memerlukan penjelasan cara pengisian identitas pada LJUS dapat bertanya kepada pengawas ruang US dengan cara mengacungkan tangan terlebih dahulu
9. Peserta US mulai mengerjakan soal setelah ada tanda waktu mulai ujian.
10. Selama US berlangsung, peserta US hanya dapat meninggalkan ruangan dengan izin dan pengawasan dari pengawas ruang US.
11. Peserta US yang memperoleh naskah soal yang cacat atau rusak, pengerjaan soal tetap dilakukan sambil menunggu penggantian naskah soal.
12. Peserta US yang meninggalkan ruangan setelah membaca soal dan tidak kembali lagi sampai tanda selesai dibunyikan, dinyatakan telah selesai menempuh/mengikuti US pada mata pelajaran yang terkait.
13. Peserta US yang telah selesai mengerjakan soal sebelum waktu US berakhir tidak diperbolehkan meninggalkan ruangan sebelum berakhirnya waktu ujian.
14. Peserta US berhenti mengerjakan soal setelah ada tanda berakhirnya waktu ujian.
15. Selama US berlangsung, peserta US dilarang:
a. menanyakan jawaban soal kepada siapapun;
b. bekerjasama dengan peserta lain;
c. memberi atau menerima bantuan dalam menjawab soal;
d. memperlihatkan pekerjaan sendiri kepada peserta lain atau melihat pekerjaan peserta lain;
e. membawa naskah soal US dan LJUS keluar dari ruang ujian;
f. menggantikan atau digantikan oleh orang lain.

V. PEMERIKSAAN DAN PENILAIAN UJIAN SEKOLAH

A. PEMERIKSAAN
1. Pemeriksaan Lembar Jawaban US dilaksanakan oleh Korektor SMP Negeri 2 Matangnga
2. Setiap Lembar Jawaban US diperiksa oleh dua orang.
3. Penilaian ujian praktik dilakukan oleh guru/tim guru mata pelajaran yang bersangkutan
4. Pemeriksaan dan Penilaian US tertulis dan praktik dilaksanakan secara obyektif.
5. Daftar nilai US diisi oleh Panitia Ujian Sekolah SMP Negeri 2 Matangnga berdasarkan hasil ujian setiap peserta dalam bentuk angka dan huruf dengan rentang nilai 0 – 10 dengan dua angka di belakang koma desimal.

VI. PENILAIAN
1. Pengolahan nilai mata pelajaran Pendidikan Agama yang merupakan bagian dari Kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia sebagai berikut:
a. Penilaian akhir mempertimbangkan penilaian oleh pendidik;
b. Nilai Ujian Sekolah untuk mata pelajaran yang melaksanakan ujian tertulis diperoleh dari Nilai Ujian Tulis 100%.
c. Nilai Ujian Sekolah untuk mata pelajaran yang melaksanakan ujian praktik diperoleh dari Nilai Ujian Praktik 100%
d. Nilai Ujian Sekolah untuk mata pelajaran yang melaksanakan ujian tulis dan praktik diperoleh dari nilai ujian tulis dan praktik dengan pembobotan 60% : 40%
e. Nilai Sekolah aspek afektif akhlak mulia diperoleh dari hasil pengamatan pendidik mata pelajaran pendidikan agama, pendidik mata pelajaran lain dan konselor;
f. Aspek akhlak mulia terdiri dari aspek-aspek pengamalan agama seperti kedisiplinan, kebersihan, tanggung jawab, sopan santun, hubungan social, kejujuran, dan pelaksanaan ibadah ritual;
g. Menyelenggarakan rapat dewan pendidik untuk menentukan nilai akhir setiap peserta didik pada kelompok mata pelajaran Agama dan akhlak mulia.
h. Nilai Ujian Sekolah dikirim secara online dan ditembuskan ke Dinas Dikpora Kab. Polewali Mandar Cq. Bidang Dikmen paling paling lambat tanggal 17 April 2015.

VII. KELULUSAN UJIAN SEKOLAH
1. SMP Negeri 2 Matangngamenetapkan batas nilai minimal/batas kelulusan untuk setiap mata pelajaran yang diujikan sesuai Dokumen I Kurikulum SMP Negeri 2 Matangnga.
2. Penetapan batas kelulusan harus mendapat pertimbangan komite sekolah Dinas Dikpora Kabupaten Polewali Mandar , paling lambat satu minggu sebelum pelaksanaan US.
3. Nilai minimal/batas kelulusan harus diumumkan ke Siswa, Orang Tua.
4. Penetapan kelulusan US dilakukan melalui rapat dewan guru dan ditulis dalam berita acara.
5. Peserta didik dinyatakan lulus dari sekolah apabila ;
a. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
b. Memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan;
c. Lulus ujian sekolah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi;
d. Lulus Ujian Nasional;
e. Kehadiran di kelas mencapai minimal 85 %.

VIII. BIAYA PENYELENGGARAAN UJIAN SEKOLAH
1. Biaya penyelenggaraan US berasal dari Dana BOS SMP Negeri 2 Matangnga
2. Komponen-komponen yang dibiayai pada penyelenggaraan US antar lain :
a. Pengisian data calon peserta US dan mengirimkannya ke Dinas Dikpora Kab. Polewali Mandar.
b. Penggandaan Kartu peserta US.
c. Sosialisasi dan rapat pengawas US.
d. Penulisan dan penggandaan bahan US, penggandaan bahan ujian praktik, pengawasan dan pemeriksaan hasil ujian serta pembuatan laporan.
e. Konsumsi Pengawas
IX. PEMANTAUAN DAN EVALUASI UJIAN SEKOLAH
1. Dinas Dikpora Kabupaten Polewali Mandar melakukan koordinasi, pemantauan, supervisi dan evaluasi pelaksanaan Ujian Sekolah di SMP Negeri 2 Matangnga;
2. Pemantauan dan supervisi dilakukan dengan membentuk tim, menyusun isntrumen, melaksanakan dan melaporkan hasil.

X. LAPORAN PENYELENGGARA UJIAN
1. Laporan penyelenggara ujian nasional dan Ujian Sekolah dilakukan oleh SMP Negeri 2 Matangnga memuat informasi antara lain tentang penyiapan bahan, pelaksanaan ujian, penetapan batas nilai lulus US, Pengawasan ujian, Pemeriksaan US, Nilai rata-rata mata pelajaran dan presentase kelulusan Sekolah.
2. SMP Negeri 2 Matangnga menyampaikan laporan ujian ke Dinas Dikpora Kabupaten Polewali Mandar.

XI. PENUTUP
1. POS Ujian Sekolah SMP Negeri 2 Matangnga ini disusun untuk dipedomani dalam pelaksanaan Ujian Sekolah SMP Negeri 2 Matangnga Tahun Pelajaran 2014/2015
2. Segala sesuatu yang belum diatur dalam POS ini akan diatur dalam ketentuan tersendiri.
3. Jika terdapat kekeliruan dalam POS ini akan diadakan perbaikan sebagai mana mestinya.

Tapua , 16 Maret 2015
Kepala Sekolah,
Drs. T O Y I B, M.Pd
NIP. 19671016 199412 1 003